Penyelenggaraan ajang lari jarak jauh tingkat nasional memerlukan standar keamanan yang ketat, itulah sebabnya kehadiran Tim Medis Garut menjadi elemen paling krusial dalam menyukseskan acara tersebut. Dengan ribuan pelari yang melintasi rute menantang di wilayah pegunungan, risiko terjadinya dehidrasi hebat, kelelahan otot (kram), hingga gangguan kardiovaskular sangatlah tinggi. Tim medis yang terdiri dari dokter, perawat, dan fisioterapis profesional ini ditempatkan di titik-titik strategis atau water station untuk memantau kondisi fisik peserta secara real-time selama perlombaan berlangsung.
Dukungan yang diberikan oleh Tim Medis Garut meliputi kesiapsiagaan unit ambulans dengan peralatan lengkap dan posko medis darurat di garis finis. Mereka dilengkapi dengan alat pacu jantung otomatis (AED) dan oksigen tambahan untuk menangani kasus gawat darurat yang membutuhkan penanganan cepat dalam “golden hour”. Selain itu, para medis juga melakukan skrining singkat bagi pelari yang terlihat mulai sempoyongan atau menunjukkan tanda-tanda heat stroke. Tindakan preventif ini sangat efektif dalam mencegah insiden fatal yang sering menghantui ajang maraton di berbagai belahan dunia.
Selain penanganan medis darurat, Tim Medis Garut juga menyediakan layanan pemulihan cepat berupa massage olahraga dan area kompres es bagi para pelari yang telah mencapai finis. Layanan ini sangat membantu dalam meredakan peradangan otot dan mempercepat pembuangan asam laktat yang menumpuk setelah berlari sejauh 42 kilometer. Edukasi mengenai cara hidrasi yang benar di tengah suhu dingin Garut juga disampaikan kepada peserta agar mereka tidak mengalami hiponatremia atau kelebihan asupan air yang tidak seimbang dengan elektrolit, yang justru berbahaya bagi fungsi organ tubuh.
Kehadiran Tim Medis Garut mendapatkan apresiasi tinggi dari para atlet nasional karena memberikan rasa aman dan tenang selama berkompetisi. Profesionalisme mereka dalam menangani ribuan orang sekaligus menunjukkan kesiapan daerah dalam menyelenggarakan event berskala internasional di masa depan. Tim medis juga bekerja sama dengan relawan lokal untuk memastikan jalur evakuasi tetap bersih dari hambatan. Sinergi ini membuktikan bahwa keberhasilan sebuah kompetisi olahraga tidak hanya diukur dari kecepatan waktu para juaranya, tetapi juga dari tingkat keselamatan dan kesejahteraan seluruh partisipan yang terlibat.