Kelelahan dan rasa lemas yang melanda di tengah hari seringkali menjadi pertanda bahwa tubuh kekurangan energi, dan ini erat kaitannya dengan asupan karbohidrat yang tidak memadai. Karbohidrat adalah makronutrien esensial yang berfungsi sebagai sumber energi utama tubuh, memastikan setiap sel, otot, dan organ berfungsi optimal. Mengabaikan asupan karbohidrat dapat berdampak negatif pada produktivitas dan kualitas hidup. Oleh karena itu, memahami pentingnya asupan karbohidrat adalah kunci untuk menjaga stamina dan vitalitas sepanjang hari. Pada hari Jumat, 20 September 2024, dalam kampanye “Gizi Seimbang untuk Produktivitas” yang diluncurkan oleh Kementerian Kesehatan, penekanan utama diberikan pada peran karbohidrat dalam diet harian.
Ketika tubuh tidak mendapatkan asupan karbohidrat yang cukup, ia akan mencari sumber energi alternatif, seperti memecah lemak atau bahkan protein. Proses ini kurang efisien dan dapat menyebabkan akumulasi produk sampingan yang tidak diinginkan, serta menguras massa otot yang seharusnya digunakan untuk fungsi lain. Akibatnya, tubuh akan merasa cepat lelah, lemas, dan performa kognitif seperti konsentrasi juga menurun. Otak, khususnya, sangat bergantung pada glukosa dari karbohidrat untuk berfungsi maksimal. Kekurangan glukosa dapat menyebabkan brain fog, sulit fokus, dan penurunan mood. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Institut Nutrisi dan Pangan pada 15 Agustus 2024 menunjukkan bahwa individu dengan asupan karbohidrat yang optimal memiliki tingkat kelelahan 30% lebih rendah di sore hari.
Untuk menghindari kelelahan dan lemas, disarankan untuk memprioritaskan karbohidrat kompleks dalam setiap makanan utama. Sumber-sumber karbohidrat kompleks antara lain nasi merah, roti gandum utuh, ubi jalar, jagung, dan aneka polong-polongan. Makanan ini dicerna lebih lambat, memastikan pelepasan glukosa yang stabil dan bertahap ke aliran darah. Pelepasan energi yang konsisten ini mencegah lonjakan dan penurunan gula darah yang drastis, sehingga energi tetap terjaga lebih lama. Sebaliknya, karbohidrat sederhana seperti minuman manis, kue, atau roti putih, meskipun memberikan energi instan, cenderung menyebabkan penurunan energi yang cepat dan membuat Anda merasa lebih lemas setelahnya.
Dengan demikian, pentingnya asupan karbohidrat yang memadai, terutama dari sumber kompleks, tidak bisa diabaikan. Ini adalah fondasi untuk menjaga tingkat energi yang stabil, mendukung fungsi otak yang prima, dan memastikan Anda dapat menjalani aktivitas sehari-hari tanpa terganggu rasa lelah atau lemas. Pastikan diet Anda seimbang dengan jumlah karbohidrat yang cukup untuk mendukung gaya hidup aktif dan produktif.