Berita

Pelatihan Praktis: Mahasiswa STIKES Ajarkan Pertolongan Pertama untuk Guru Anak Usia Dini

Anak usia dini adalah kelompok yang rentan terhadap kecelakaan ringan. Guru di sekolah seringkali menjadi orang pertama yang merespons. Oleh karena itu, kemampuan pertolongan pertama sangat krusial. Mahasiswa STIKES (Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan) mengambil peran penting dengan menyelenggarakan pelatihan praktis khusus untuk para guru.

Tujuan utama pelatihan praktis ini adalah membekali guru dengan pengetahuan dan keterampilan dasar. Mereka diajarkan cara mengatasi luka kecil, memar, atau hidung berdarah. Pengetahuan ini sangat bermanfaat, mengurangi kepanikan dan memberikan penanganan awal yang tepat sebelum bantuan medis datang.

Sesi pelatihan praktis ini tidak hanya berisi teori. Mahasiswa STIKES menggunakan boneka peraga dan skenario simulasi. Para guru diajak langsung mempraktikkan cara membersihkan luka, memasang perban, dan tindakan CPR pada anak. Pembelajaran langsung ini membuat mereka lebih percaya diri.

Para guru sangat antusias mengikuti pelatihan praktis ini. Mereka menyadari pentingnya memiliki kemampuan ini. Banyak yang berbagi pengalaman saat menghadapi situasi darurat di sekolah. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akan pelatihan semacam ini sangat tinggi dan relevan.

Selain penanganan fisik, pelatihan ini juga menyentuh aspek psikologis. Guru diajarkan cara menenangkan anak yang cedera. Pendekatan yang tenang dan penuh empati membantu mengurangi trauma pada anak dan membuat proses pertolongan pertama berjalan lebih lancar.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) STIKES. Mahasiswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga langsung berkontribusi pada komunitas. Mereka menjadi agen perubahan, menyebarkan ilmu yang bermanfaat untuk kesejahteraan bersama.

Kerja sama antara STIKES dan sekolah ini menunjukkan sinergi positif antara dunia pendidikan tinggi dan masyarakat. Dengan adanya pelatihan ini, lingkungan sekolah menjadi lebih aman. Hal ini memberikan rasa tenang bagi orang tua yang menitipkan anak-anaknya.

Secara keseluruhan, pelatihan yang diberikan oleh mahasiswa STIKES adalah investasi berharga. Ini bukan hanya tentang pertolongan pertama, melainkan tentang membangun fondasi keamanan yang lebih kuat bagi anak-anak. Kontribusi ini sangat esensial dan berdampak nyata bagi banyak pihak.