Ratusan warga mendatangi posko medis darurat untuk mengikuti kegiatan pengobatan massal gratis yang diselenggarakan di lereng gunung berapi yang masih aktif. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pelayanan medis bagi masyarakat yang tinggal di kawasan rawan bencana dan jauh dari jangkauan pusat fasilitas kesehatan. Paparan abu vulkanik yang sering terjadi di kawasan lereng gunung memicu maraknya gangguan saluran pernapasan akut serta iritasi mata pada warga setempat. Tim dokter spesialis diterjunkan langsung untuk memberikan tindakan medis secara cepat dan gratis.
Petugas medis melakukan pemeriksaan kesehatan secara mendalam, meliputi cek tekanan darah, auskultasi paru-paru, serta tes kadar gula darah bagi para lansia. Mayoritas warga mengeluhkan batuk sesak dan infeksi mata akibat menghirup debu halus gunung berapi selama beraktivitas di ladang pertanian. Dokter memberikan resep obat-obatan spesifik, obat tetes mata, serta membagikan masker medis standar secara gratis kepada seluruh peserta pengobatan. Petugas mengingatkan warga untuk selalu menggunakan masker saat berada di luar rumah demi keamanan pernapasan.
Selain memberikan pelayanan medis medis dasar, tim relawan juga menyalurkan paket suplemen nutrisi dan makanan bergizi bagi anak-anak serta wanita hamil di lokasi pengobatan. Peningkatan daya tahan tubuh sangat penting bagi masyarakat yang hidup di bawah ancaman paparan debu dan ancaman erupsi gunung yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Posko medis juga melayani konsultasi kesehatan jiwa bagi warga yang mengalami Stres akibat bayang-bayang bencana alam gunung meletus. Pelayanan yang ramah membuat warga merasa tenang dan terbantu.
Pemerintah daerah mengapresiasi tinggi kolaborasi antar organisasi kemanusiaan dalam menyelenggarakan aksi kepedulian medis bagi masyarakat lereng gunung berapi ini. Kehadiran tim kesehatan di kawasan terisolir sangat membantu meringankan beban ekonomi warga yang harus mengeluarkan biaya besar jika berobat ke kota. Koordinasi antara petugas posko dan pihak mitigasi bencana dipastikan berjalan lancar guna mengantisipasi evakuasi darurat jika status gunung meningkat. Pelayanan medis lapangan ini menjadi bagian penting dari kesiapsiagaan bencana daerah.
Pelaksanaan aksi pengobatan massal ini terbukti sangat membantu menjaga kondisi kesehatan warga di area lereng gunung berapi aktif tetap dalam kondisi prima. Masyarakat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam atas perhatian dan bantuan medis yang telah diberikan oleh tim dokter dan relawan. Kondisi kesehatan warga yang terpantau dengan baik akan mempermudah proses evakuasi jika sewaktu-waktu terjadi peningkatan aktivitas vulkanik gunung. Program pengobatan massal gratis ini rencananya akan diselenggarakan secara berkala di kawasan rawan.